Sabtu, 24 September 2022

Analisis Teknikal



Untuk memahami Analisis Teknikal dengan baik kita akan mulai dengan dasar-dasar dari analisis teknikal itu sendiri yaitu; Support dan Resistance (S/R). Ini adalah pelajaran yang sangat dasar bagi para trader pemula. Setelah pembahasan ini kita akan berlanjut kepada bahasan selanjutnya step-by-step hingga Anda dapat sungguh memahami mekanisme dasar dalam trading forex.

Support dan Resistance adalah konsep mendasar yang paling sering dipergunakan dalam trading dan setiap trader selalu akan memiliki cara atau keunikan tersendiri dalam menentukan S/R ini.

Gambar diatas menunjukkan dengan cukup jelas dasar teori Support dan Resistance. Saat harga bergerak naik dan kembali turun, titik tertinggi sebelum harga bergerak turun menjadi titik resistance dan titik terendah sebelum harga kembali bergerak naik menjadi titik support. Support dan resistance ini akan terus menerus terjadi selama harga bergerak naik atau turun.


Titik atau level support dan resistance tidak bersifat mutlak. Kadang harga bergerak menembus level S/R yang sudah kita tentukan namun harga berbalik arah dan tidak mampu menembus/break. Para trader menyebut ini dengan pasar sedang menguji level S/R seperti ditunjukkan dalam grafik.


Tail/ekor pada candlestick menunjukkan pasar sedang menguji level garis support. Pasar sedang berusaha break/menembus harga di level support namun tidak berhasil, ini berarti tidak terjadi breakout.

Lalu bagaimana caranya untuk mengetahui bahwa level support hanya sedang diuji atau akan breakout?

Tidak ada jawaban yang pasti untuk hal ini, karena memang kita tidak pernah bisa mengetahui secara pasti kemana harga akan bergerak diwaktu selanjutnya. Ada yang mengatakan, jika harga harga penutupan berhasil menembus level S/R maka akan terjadi breakout. Namun pada kenyataan hal ini tidak selalu terjadi.

Harga penutupan berhasil melewati garis support namun harga kembali bergerak naik ke atas, bukannya breakout tetapi justru semakin jauh bergerak ke atas. Jadi dapat kita simpulkan bahwa level S/R bukanlah angka pasti namun sebagai level kisaran/rentang harga.

Gunakan chart metatrader Anda untuk menentukan level support dan resistance. Hati-hati dengan harga tertinggi dan terendah pada candlestick karena seringkali terbentuk oleh reaksi/refleks market yang bersifat sesaat.

Dalam menentukan level S/R carilah harga yang sesungguhnya dengan mencari area-area dimana terbentuk lebih dari satu top atau bottom seperti contoh dalam gambar.


PRINSIP DASAR SUPPORT DAN RESISTANCE

Saat harga menembus sebuah level resistance, maka level tersebut akan menjadi level support baru.

Semakin banyak level S/R yang tersentuh namun tidak berhasil ditembus itu artinya semakin kuatlah level S/R tersebut.

Saat level S/R berhasil ditembus atau breakout, maka kekuatannya sangat bergantung kepada berapa lama level-level S/R tersebut berhasil ditahan.

Gambar berikut akan menunjukkan mana level S/R yang strong dan mana level S/R yang minor.


Meski kelihatannya sulit namun dengan terus berlatih Anda akan terbiasa dan dengan mudah akan dapat menentukan atau mengidentifikasi level-level Support dan Resistance secara mandiri.

Selanjutnya kita akan belajar lebih jauh tentang bagaimana menentukan level Support dan Resistance secara diagonal atau Trend Line dan cara penggunaannya dalam trading.

Kamis, 15 September 2022

Cara Trading Forex Yang Benar

Cara trading forex yang baik dan benar


Bro Cerdas tidak akan memberikan jalan pintas atau jalan instan karena tidak ada cara instan dalam trading forex. Forex bukan skema untuk menjadi cepat kaya. Forex adalah bisnis seperti halnya bisnis-bisnis lainnya yang harus dipersiapkan dengan baik dan matang.

Kami tidak akan memberikan bahkan menjual sinyal maupun metode trading melalui grup telegram atau grup whatsapp seperti banyak terjadi di luar sana. Yang kami ingin berikan adalah pemahaman yang benar, tepat, dan seimbang mengenai "bagaimana cara menjalankan bisnis dalam industri forex dengan perspektif yang baru agar menghasilkan profit secara konsisten dalam jangka panjang untuk mencapai apa yang disebut "Trading for Living."

Kami yakin setiap trader memiliki analisa, strategi, dan metode trading yang unik dan personal dan kami juga yakin semua analisa, strategi, dan metode trading itu memiliki potensi untuk menghasilkan profit secara konsisten jika dilakukan secara konsisten dan disiplin.

Satu-satunya kesalahan yang membuat trader akhirnya harus loss bahkan kena margin call atau stop out adalah "menjalankan secara keliru".


Mari kita hitung dan jawab beberapa pertanyaan berikut ini;

Pernahkah Anda profit besar lalu masuk lagi dengan memperbesar lot dan hasilnya malah loss?

Pernahkah Anda menggeser SL atau TP ketika trade sedang floating?

Pernahkah Anda close trade ketika harga sedang floating negatif karena takut kena SL dan ternyata kemudian harga berbalik arah?

Atau, pernahkah Anda close trade ketika harga sedang floating positif karena kuatir TP tidak tercapai namun ternyata TP tersentuh?

Pernahkah Anda berpikir harga sudah oversold dan sekaranglah saatnya buy, namun ternyata harga terus meluncur ke bawah dan loss?

Atau pernahkah Anda berpikir harga sudah overbought dan sekaranglah saatnya sell, namun ternyata harga terus bergerak naik dan loss?

Jika jawabannya "pernah" maka proficiat buat Anda, karena setelah ini Anda seharusnya tidak akan pernah mengalaminya lagi.


Lalu apa yang seharusnya dijalankan? Lihat contoh metode seperti dalam chart di bawah ini. Namun Anda harus mencari dan menemukan metode Anda sendiri secara mandiri lalu jalankan dengan cara seperti yang akan kami contohkan ini.

Metode Breakout

Ketika market sedang seperti ini saya akan gunakan metode breakout dengan setup pending order; Buy Stop di titik R1 TP di garis R2, SL di support terdekat di bawah garis R1.

Ketika harga berada di area R1-R2 saya akan setup pending order; Buy Stop di titik R2 TP di garis R3, SL di support terdekat di bawah garis R2.

Ketika harga berada di area R2-R3, saya akan setup pending order; Buy Stop di titik R3 TP di garis R4, SL di support terdekat di bawah garis R3; atau Sell Stop di support terdekat di bawah garis R2 TP di garis R1, SL di resistance terdekat di atas titik R2.

Tentukan lebih dahulu harga exitnya, baik TP maupun SL nya berdasarkan garis resistance dan support yang kuat. Baru setelah itu menentukan dimana harga entrynya.

Dengan cara seperti di atas kemungkinannya adalah :

1. Order tidak tereksekusi.

2. Order tereksekusi dan kena SL

3. Order tereksekusi dan kena TP

Bukankah memang hanya seperti itu yang terjadi dalam trading forex? Kalau tidak loss ya profit. Tetapi tunggu dulu, dengan pending order ada kemungkinan order tidak tereksekusi karena ternyata harga langsung bergerak berlawanan dan karena order kita tidak tereksekusi kita terhindar dari loss. Bayangkan jika saat itu Anda bukan melakukan pending order tetapi langsung entry dan harga langsung bergerak ke arah berlawanan, apa yang terjadi? Loss kan? Artinya apa? Dengan pending order kita berusaha mengantisipasi atau meminimalisir resiko.

Ini prinsipnya :

Saya akan masuk pasar jika dan hanya jika pending order tereksekusi.

Trade akan close jika dan hanya jika kena TP/SL, bukan close by trader (manual).

Jadi, ketika sudah setup pending order dan sudah tereksekusi maka lupakan trading Anda, lakukan aktivitas lainnya dan nikmati hidup Anda. Biarkan SL atau TP yang menutup transaksi Anda. Kalau saya bilang SL dan TP adalah asisten kita yang bertugas menutup transaksi secara otomatis sehingga kita tidak perlu lagi bolak-balik melihat atau memantau chart.

Jalankan metode Anda secara disiplin dan konsisten, tanpa close manual (intervensi) sama sekali. Biarkan SL atau TP yang melakukannya.

Untuk meyakinkan apakah metode Anda ini akan berhasil atau tidak Anda bisa melakukan "backtest" terlebih dahulu sebelum benar-benar dijalankan dalam riil trading Anda.

Baca juga : Backtest, Manfaat dan Cara Melakukannya


Kesimpulan :

Untuk menjalankan trading forex agar menghasilkan profit konsisten dalam jangka panjang maka Anda perlu :

1. Temukan dan tentukan metode trading Anda sendiri secara mandiri.

2. Lakukan backtest.

3. Jalankan metode trading Anda secara disiplin dan konsisten.

Hanya dengan melakukan tiga hal di atas, saya berani mengatakan bahwa trading Anda pasti akan menghasilkan profit secara konsisten.

Selasa, 06 September 2022

Backtest, Manfaat dan Cara Melakukannya

Manfaat dan cara menggunakan backtest dalam trading forex


Pada umumya ketika seseorang akan membuka sebuah bisnis tentu akan melakukan persiapan dan perencanaan yang matang terlebih dahulu untuk memastikan bisnis yang akan dibangun nanti dapat berkembang dengan baik dan menguntungkan. Mulai dengan menentukan jenis usaha, melakukan riset, menentukan anggaran, mempersiapkan modal, merencanakan waktu mulai, hingga menyusun strategi promosi.

Sama halnya dengan bisnis lainnya, menjalankan bisnis dalam industri forex juga diperlukan persiapan dan perencanaan yang matang. Mulai dengan memilih pair, melakukan analisa untuk mengenal karakter pair yang dipilih, mempersiapkan modal, menentukan risk & reward, menentukan waktu trading, hingga menentukan metode trading. Dan ada satu hal yang sangat penting untuk dilakukan sebelum benar-benar terjun dalam industri forex agar Anda dapat lebih yakin dan percaya diri, yaitu; Backtest.

Apa Itu Backtest?

Backtest dalam trading seperti sebuah simulasi untuk menguji seberapa besar peluang profit yang dapat dicapai dan seberapa besar peluang resiko yang harus diantisipasi dari metode trading yang akan dijalankan berdasarkan histori data sebelumnya. Dengan demikian kita akan memiliki data sebagai acuan, metode trading kita menguntungkan atau tidak. Jika data hasil backtest metode trading Anda menunjukkan probabilitas profit yang tinggi maka tinggal menjalankannya secara disiplin dan konsisten dengan hasil yang hampir bisa dipastikan profit. Semakin panjang periode data yang dibacktest maka akan menghasilkan gambaran hasil yang semakin akurat.

Mengapa Backtest Penting?

Backtest akan menunjukkan data jumlah total trade, berapa kali profit, berapa kali loss, berapa kali profit berturut-turut (consecutive profit), berapa kali loss berturut-turut (consecutive loss), waktu rata-rata menahan transaksi (average holding period), rata-rata resiko & keuntungan (average risk & reward).

Bagi seorang trader data hasil backtest ini sangat penting untuk menghitung biaya swap, volume transaksi (lot), risk & reward ratio per trade, dan persentasi drawdown. Mari kita lihat contoh sederhana data hasil backtest dalam gambar.

Bakctest

Data diperoleh dari metode trading harian selama bulan Juli hingga Agustus 2022 pada pair EURUSD. Dengan metode time frame H4 konsisten entry 0.1 lot hanya di akhir candle ke-3 pada hari itu. TP & SL ditentukan berdasarkan support dan resistance terdekat dengan modal $300.

Data backtest menunjukkan hasil sebagai berikut :

Total Profit Juli hingga Agustus $295.90

Pertumbuhan modal 98.63% dari modal $300

Total Trade 40x

Probability 60%

Consecutive Profit 6x

Consecutive Loss 3x

Average Holding Period 0.05 hari

Average Risk & Reward 1.53

Dari data di atas coba Anda bayangkan, "Apa jadinya kalau metode trading itu dijalankan sejak 5 tahun yang lalu atau bahkan 10 tahun yang lalu? Berapa banyak profit yang sudah dihasilkan?" Karena dalam 2 bulan (Juli-Agustus) saja pertumbuhan modal Anda mencapai 98.63%.

Dengan data seperti di atas dimana tingkat probabilitas profit yang mencapai 60% kita tentu menjadi yakin dan percaya diri bahwa metode trading kita dapat menghasilkan profit selama bulan Juli hingga Agustus.

Hasil backtest ini menjadi acuan data untuk menjalankan metode trading di waktu selanjutnya. Tidak perlu lagi merasa kuatir, takut, cemas, dan gelisah ketika transaksi floating loss karena yakin secara bulanan hasilnya akan profit. Ingat, fokuslah pada portofolio secara keseluruhan, bukan kepada trade per trade.

Jangan bermimpi atau mengharuskan setiap trade menghasilkan profit. Kesalahan yang umum terjadi di kalangan trader adalah berpikir untuk selalu profit dalam setiap trade/transaksi.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat Anda tinggal menambahkan data backtest dengan memundurkan histori data sepanjang mungkin. Misalnya menambahkan data bulan Juni, Mei, April, Maret, Februari, dan seterusnya. Semakin panjang mundurnya semakin akurat data yang diperoleh dan itu berarti semakin bagus acuan data yang Anda miliki.

Ibarat Anda mau dagang bakso dan bertanya kepada teman yang baru berjualan bakso selama dua bulan dan bertanya kepada teman yang sudah berjualan bakso selama lima tahun, tentu ceritanya akan lebih realistis cerita teman yang sudah berjualan selama lima tahun bukan? Karena dia sudah mengalami berbagai situasi market.

Dan inilah pesannya, "Jangan malas melakukan backtest jika Anda benar-benar serius ingin menjalankan bisnis dalam industri forex untuk mencapai Trading For Living."

Menariknya adalah; mari kita coba renungkan bersama-sama, "Bisnis apalagi yang dapat kita simulasikan hasilnya terlebih dahulu?"

Cara Melakukan Backtest

Untuk dapat melakukan backtest hal pertama yang harus dimiliki adalah metode trading.

Sebagai contoh kita akan ambil sebuah metode yang sangat sederhana dengan menggunakan indikator Moving Average (MA).

Kita hanya akan entry ketika di akhir time frame body candle menembus garis MA, baik menembus dari atas ke bawah atau pun menembus dari bawah ke atas.

Contoh chart backtest

Misalnya ketika body candle menembus garis MA dari atas ke bawah kita akan entry Sell dan pasang TP di support terdekat, SL di resistance terdekat.

Ketika body candle menembus garis MA dari bawah ke atas kita akan entry Buy dan pasang TP di resistance terdekat, SL di support terdekat.

Maka carilah pola-pola seperti itu dengan menggeser Chart MT4 Anda ke kanan, dan masukkan data-datanya ke dalam Tools Backtest yang bisa Anda akses secara gratis hanya dengan mendaftarkan email aktif.

Tools Backtest

Masukkan datanya sesuai field-field yang disediakan dalam tools backtest. Isikan symbol, type atau jenis transaksinya (buy/sell), tanggal entry, harga entry, stop loss, take profit, tanggal exit (close trade), dan hasil tradenya (kena SL/TP). Dalam hal ini kita mendisiplinkan diri untuk sama sekali tidak melakukan intervensi terhadap transaksi terbuka. Dalam arti ketika kita sudah entry dan memasang TP/SL maka transaksi hanya akan close jika dan hanya jika kena SL atau kena TP, tidak ada istilah close manual atau close by trader.

Setelah data terisi dengan baik dan panjang sepanjang yang bisa ditampilkan oleh MT4 Anda karena setiap broker berbeda. Ada broker yang dapat menampilkan data mundur hingga 5 tahun ke belakang dan ada juga yang hanya menampilkan hingga 2 tahun ke belakang saja. Intinya masukkan data sepanjang yang Anda bisa temukan dalam platform MT4 Anda.

Setelah itu Check Out untuk menampilkan hasil backtestnya. Anda juga bisa menyimpan dan mendowload hasil backtest ke dalam file excel jika suatu saat diperlukan tinggal upload data dan tidak perlu menginputnya lagi satu per satu.


Itulah manfaat backtest dan cara melakukannya. Agar dalam menjalankan trading Anda memiliki acuan data yang probabilitasnya jelas. Sehingga Anda akan jauh lebih yakin dan percaya diri dengan metode trading Anda sendiri.

Jika Anda menginginkan penjelasan yang lebih detil mengenai cara melakukan backtest ini, Anda bisa menonton Video Eksklusif dari seorang yang sangat luar biasa dan sudah melewati seluruh tahapan proses sejak tahun 2008 dalam industri forex baik sebagai introduce broker, dealer, individual trader, hingga trader di level perusahaan.

Karena sifatnya eksklusif Anda memang diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu sebelum dapat menontonnya. Namun Anda tidak perlu kuatir karena semuanya disediakan secara Gratis, tanpa biaya sepeserpun.

Minggu, 28 Agustus 2022

The Backward Law

Berpikir Terbalik


The backward law atau ada yang menyebut the reverse law yang dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai hukum terbalik, cara berpikir terbalik, atau hukum mundur. BroCerdas melihat ini menjadi pengetahuan yang sangat berguna bagi kita para trader untuk dapat mencapai tujuan Trading For Living. Ini seharusnya menjadi landasan berpikir dalam menjalankan bisnis di industri forex. Apa itu hukum terbalik?

Hukum terbalik atau berpikir terbalik adalah prinsip yang disebutkan oleh Alan Watts;

"Jika ingin mengubah dunia Anda dapat memulainya dengan merapikan tempat tidur Anda sendiri"

Ide dasarnya adalah jika Anda memulai sesuatu dari akhir maka Anda akan memiliki semua yang dibutuhkan untuk sampai kepada tujuan. Terasa aneh pada awalnya, namun jika Anda renungkan dengan sungguh-sungguh ini akan menjadi sangat masuk akal. Tulisan ini akan menunjukkan bagaimana berpikir terbalik dapat kita manfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan emosi kita.


10 The Backward Law

1. Kontrol

Ketika sedang berada dalam situasi atau keadaan tidak berdaya kebanyakan kita akan berusaha keras sekuat tenaga untuk mencoba mengendalikan emosi dan mendorong hati untuk mengubah keadaan. Namun yang terjadi adalah semakin keras kita berusaha mengubahnya emosi kita justru semakin kacau dan porak poranda tidak terkendali dan keadaan malahan semakin memburuk.

Di sisi yang lain ketika kita semakin dapat menerima keadaan maka akan semakin mudah bagi kita dalam memproses dan mengendalikan emosi dengan baik.

2. Kebebasan

Seringkali dalam hal-hal tertentu ketika kita menginginkan untuk lebih banyak memiliki kebebasan yang kita dapatkan justru malah merasa semakin dibatasi. Sebaliknya kita akan sungguh-sungguh bisa menjalani dan memiliki kebebasan dengan membatasi diri, memilih untuk berkomitmen pada hal tertentu dalam kehidupan kita.

3. Kebahagiaan

Semakin kita berusaha keras untuk menjadi bahagia justru kita akan semakin kesulitan untuk bahagia. Dengan menerima ketidakpuasan atau kekecewaan kita akan dengan mudah merasakan kebahagiaan.

4. Keamanan

Semakin kita berusaha keras untuk merasa aman atau menjadikan hidup kita aman seringkali justru akan semakin membuat kita merasa tidak aman. Hanya jika kita mau menerima dan merasa nyaman dengan segala ketidakpastian dalam hidup maka kita akan sungguh merasa aman.

5. Cinta

Semakin kita berusaha keras untuk membuat orang lain menerima dan mencintai diri kita maka akan semakin sedikitlah penerimaan dan cinta yang kita peroleh untuk diri sendiri.

6. Kehormatan

Semakin kita berusaha keras untuk membuat orang lain menghormati dan menghargai kita justru akan membuat orang lain semakin tidak menghargai dan menghormati kita. Semakin kita menghormati dan menghargai orang lain maka orang lain pun akan semakin menghormati dan menghargai kita.

7. Kepercayaan

Semakin kita berusaha keras dan merayu orang lain untuk mempercayai kita justru akan membuat orang lain semakin tidak percaya kepada kita. Namun semakin kita memberi dan menaruh kepercayaan kepada orang lain maka mereka juga akan semakin memberi dan menaruh kepercayaannya pada kita.

8. Keyakinan

Semakin kita berusaha kuat untuk percaya diri seringkali justru akan semakin menimbulkan kecemasan dan rasa tidak aman. Kita akan semakin merasa nyaman dan percaya diri ketika bisa dengan sungguh-sungguh menerima segala kekurangan kita.

9. Perubahan

Kita akan semakin merasa tidak mampu ketika semakin putus asa untuk mengubah diri sendiri. Kita akan semakin tumbuh dan berkembang ketika kita bisa sungguh-sungguh menerima diri sendiri dengan segala kekurangan dan kelebihan kita.

10. Arti

Semakin kita berusaha keras untuk mencoba mencari arti dan tujuan hidup yang lebih untuk hidup kita maka itu dapat menjadi obsesi yang dangkal. Tetapi jika kita mau melihat perbedaan dalam kehidupan orang lain maka itu akan berpengaruh besar dalam kehidupan kita nanti.

"Semakin Anda mengejar untuk merasa lebih baik di sepanjang waktu akan membuat Anda semakin merasakan ketidakpuasan karena dengan mengejar sesuatu akan semakin menunjukkan fakta bahwa Anda memiliki kekurangan" 

- Alan Watts -


Sayangnya secara kolektif manusia cenderung kepada pemahaman bahwa memiliki hal-hal eksternal atau mengubah keadaan eksternal seperti uang, barang/benda, keindahan fisik dapat membebaskan manusia dari rasa kekurangan.

Hukum terbalik mau memberitahu kepada kita bahwa yang terjadi adalah kebalikannya. Anda mungkin merasa kehilangan akibat ketidakpuasan dengan keadaan yang Anda alami saat ini. Semakin Anda tidak puas Anda semakin menderita. Semakin banyak Anda membutuhkan perubahan untuk menjadi puas maka Anda akan semakin tidak merasa puas.

Kita ambil contoh misalnya Anda sudah menetapkan tujuan hidup untuk diri sendiri menjadi seorang milyarder. Karena Anda yakin bahwa dengan itu Anda akan mendapatkan kebahagiaan.

Berpegang pada tujuan Anda tadi; itu berarti memerlukan banyak upaya untuk mencapainya. Itu berarti juga bahwa jika tidak berhasil mencapainya maka Anda akan merasa tidak bahagia karena Anda akan menyadari begitu banyak kekurangan yang Anda miliki dibanding dengan tujuan Anda tadi.

Seperti yang dikatakan Mark Manson seorang penulis buku;

"Terus mengejar sesuatu hanya akan menunjukkan kenyataan bahwa sejak awal Anda tidak memilikinya. Terlepas dari berapa jumlah uang yang Anda hasilkan; semakin Anda menginginkan menjadi kaya raya, Anda akan semakin merasa miskin dan tidak mampu"

Semakin kita meningkatkan jumlah yang dibutuhkan untuk membuat bahagia, kita akan semakin merasa tidak mampu dan akibatnya akan semakin merasa menderita. Menurunkan standar akan mengurangi perasaan tidak mampu karena gawang akan menjadi semakin dekat dengan posisi kita saat ini. Sayangnya pada prakteknya kita lebih cenderung terus meningkatkan standar yang jauh dari posisi kita saat ini dan menimbulkan perasaan tidak mampu yang berkepanjangan.


Menurut Schopenhauer keinginan dan kemauan adalah dua hal yang memotivasi manusia untuk terus berusaha dan mencari. Tetapi dengan terus mengikutinya ternyata tidak pernah memberikan kepuasan karena keinginan dan kemauan adalah hal yang bisa menghalangi. Membatasi kehendak adalah satu-satunya cara untuk sungguh-sungguh dapat merasakan kepuasan. Karena ini berarti menuju kepada satu keadaan kosong yang bahagia jauh dari segala usaha. Berhentilah mencoba untuk mendapatkan, maka Anda akan mendapatkannya.

Terasa aneh? Betul, memang terasa aneh. Namun cobalah terus membaca dan merenungkannya dengan baik.


Bagaimana cara untuk mendapatkan apa yang kita inginkan?

Tidak menyimpan dan karena itu kita memiliki kelimpahan; menyendiri tetapi memiliki banyak teman di sekelilingnya. Mudah, santai, dan tidak membuang waktu. Tidak banyak melakukan sesuatu namun selalu tertawa untuk hal yang menarik, cerdik, dan pintar. Manusia mencari kebahagiaan, tetapi ia merasa lengkap meski kondisinya jauh dari sempurna.

Menerima kekurangan akan membuat Anda merasa sempurna. Menerima kesepian akan membuat Anda merasa puas dengan kesendirian Anda.

Jika Anda terus mencoba untuk menjadi sempurna, maka Anda akan cacat. Jika Anda mencoba dan berusaha untuk tidak kesepian, maka Anda akan sengsara sendiri. Jadikan semua itu sebagai sebuah pengalaman positif untuk menerima pengalaman negatif. Karena melawan pengalaman negatif akan membuat Anda menderita dua kali.

Ingatlah satu realita berikut ini;

"Jika Anda berjuang keras untuk bisa tetap ada di permukaan air maka Anda akan tenggelam. Namun jika Anda berusaha untuk tenggelam, maka Anda akan mengapung. Begitu juga ketika Anda mencoba untuk tidur, maka usaha Anda itu malah akan membuat Anda terjaga. Anda akan tertidur ketika berhenti mencoba. Anda akan kehilangan nafas ketika mencoba menahan nafas namun ketika Anda melepaskan dan membiarkan itu pergi, ia akan berlanjut dengan sendirinya."

Kita akan bahagia ketika kita berhenti berusaha untuk bahagia dan menerima bahwa kita tidak memerlukan apa pun lebih dari yang sudah kita miliki sekarang.

Ketika kita berhenti berusaha untuk menjadi kaya raya, kita akan hidup dalam kelimpahan karena kita akan merasa puas dengan apa yang sudah kita miliki sekarang ini dan ketika ada tambahan itu kita kita anggap sebagai bonus.

Satu-satunya cara untuk mendapatkan apa yang kita inginkan adalah berhenti menginginkannya, itulah yang hendak diajarkan oleh The Backward Law (hukum terbalik) kepada kita.

Seperti di sebuah kolam yang airnya keruh. Satu-satunya cara untuk dapat melihat lantai kolam di air yang jernih adalah dengan membiarkan kekeruhan itu hilang dengan sendirinya dan airnya menjadi jernih. Bukan mengaduk-aduk air atau menggunakan tangan Anda mencoba menghilangkan kekeruhan, itu tidak akan berhasil.

Keinginan, pikiran, dan ketidakpuasan kita digambarkan dengan kekeruhan air. Mengaduk-aduk air atau menggunakan tangan dalam upaya mencoba membersihkan kekeruhan menggambarkan bagaimana kita mencengkeram kebahagiaan. Sedangkan melihat lantai di air yang jernih sebagai gambaran kepuasan yang hanya bisa dicapai dan diperoleh dengan membiarkan kekeruhan menghilang dengan sendirinya.

The Backward Law/Hukum Terbalik bukan berarti kita tidak boleh memiliki impian, ambisi, atau pun mengejar cita-cita dan perubahan. Namun kita diajarkan untuk tidak mudah tertipu oleh anggapan bahwa mengejar kebahagian akan mengarah kepada kebahagiaan.

Dengan pengetahuan ini kita diharapkan dapat memasuki keadaan bahagia dari tidak menginginkan. Misteri kehidupan bukanlah sesuatu yang harus dipecahkan melainkan sesuatu yang harus dialami.

Selasa, 23 Agustus 2022

Traders Family Kampusnya Para Trader

Traders Family Kampusnya Para Trader


Traders Family adalah perusahaan konsultan forex berbasis trader yang memusatkan perhatiannya kepada edukasi dan pemahaman kepada masyarakat agar industri forex di Indonesia semakin aman, nyaman, dan lebih dipercaya melalui TF Campus.

Anda bisa mendapatkan edukasi dan konsultasi lengkap mengenai bagaimana menjalankan bisnis dalam industri forex secara baik dan benar agar menghasilkan profit secara konsisten dalam jangka panjang hingga mencapai Trading For Living


Apa saja fasilitas yang disediakan Traders Family selain TF Education yang mantap dan mengapa BroCerdas merekomendasikan Anda untuk melanjutkan pembelajaran dalam meningkatkan skills trading di Traders Family? Simak artikel ini hingga selesai dan untuk mendapatkan informasi lebih mendetail bisa didapat setelah Anda melalukan registrasi melalui website atau aplikasi.

Akun Demo Rasa Akun Riil

Tersedia akun demo pada aplikasi Traders Family yang dirancang sedemikian rupa secara khusus agar Anda mendapatkan pengalaman sama halnya pengalaman pada akun riil tanpa harus mengeluarkan modal sedikitpun dan hasilnya benar-benar dapat ditarik.

TF Copy Signal

Anda bisa mendapatkan fitur TF Copy Signal dari para analyst Traders Family atau bahkan jika Anda adalah seorang analyst Anda bisa membuat channel untuk membagikan sinyal dan mengembangkan portofolio trading hingga meraih kesempatan untuk trading tanpa modal.

Melalui channel ini Anda dapat membuat sinyal sekaligus berlatih trading dalam akun demo. Dan yang penting adalah setiap sinyal yang Anda posting menghasilkan profit akan diakumulasikan dan dikonversikan dalam bentuk reward point dan medal. Reward poin dan medal inilah yang nantinya dapat Anda withdraw ke rekening Anda sendiri. Inilah yang dimaksud dengan akun demo rasa akun riil.

Artinya Anda melakukan trading dalam akun demo namun hasilnya bisa ditarik, dan ini sungguh terjadi alias bukan omong kosong. Karena itu buat dan postinglah sinyal dengan sungguh-sungguh karena hasilnya akan Anda nikmati.

Yang kedua, jika portofolio channel Anda bagus dan konsisten menghasilkan profit Anda dapat menjual sinyal Anda dengan mengubah jenis channel menjadi "berbayar" bagi setiap subscriber yang ingin mengcopy sinyal Anda dengan harga minimal Rp. 277.000/bulan. Bayangkan jika misalnya channel Anda memiliki 100 subscriber, berapa banyak uang yang dapat Anda peroleh setiap bulannya?

Dan kabar baiknya semua itu bisa Anda dapatkan secara GRATIS hanya dengan registrasi melalui website Traders Family.

Traders Family Copy Signal


Daily Outlook

Berisi rekomendasi market yang potensial, cocok untuk intraday traders karena dirilis setiap hari, dan dikirim langsung ke alamat email (khusus untuk client).

Rekomendasi Broker Terpercaya

Rekomendasi broker dengan spread mulai dari 0.8, free komisi dan terdaftar di BAPPEBTI.

TF Client Protection

Traders Family menjadi satu-satunya perusahaan di Indonesia yang memberikan perlindungan ganti rugi 100% kepada nasabah dari praktek kecurangan broker atau pialang.

TF Client Protection menjadi jaminan keamanan dari praktek penipuan dan kecurangan bagi klien PT. Traders Family yang melakukan aktifitas perdagangan forex, index ataupun emas melalui broker partner Traders Family.

Sebagai asuransi ganti rugi jika terjadi praktek-praktek penipuan oleh broker, broker scam atau broker yang curang dan tidak dapat diselesaikan antara Anda dan broker partner Traders Family.

Semua kerugian yang diakibatkan oleh praktek kecurangan akan diganti 100%  oleh PT. Traders Family. Hal ini bisa dijamin karena beberapa hal berikut ini :

  • Broker partner Traders Family sudah membuat pernyataan menjamin tidak akan ada praktek kecurangan maupun intervensi terhadap klien Traders Family.
  • Report dan jurnal mencakup jurnal server yang merekam seluruh aktifitas sistem serta pergerakan harga yang tidak dapat dimanipulasi.
  • Telah dilakukan pengujian selama 6 bulan terhadap platform trading dari semua broker partner Traders Family dalam hal harga dan kecepatan eksekusi.
  • Broker partner sudah menandatangani nota kesepahaman dan jika melanggar maka akan dicoret sebagai partner dan akan dilakukan pengumuman atau himbauan untuk menarik dana dari broker yang bersangkutan.

Prosedur pengajuan klaim TF Client Protection :

  • Pengajuan dikirim melalui email PT. Traders Family.
  • Berikan data dan bukti pendukung yang diperlukan secara lengkap beserta laporan Anda.
  • Sampaikan kronologi kejadiannya secara lengkap.
  • Kirim laporan selambat-lambatnya dalam 24 jam setelah dugaan kejadian.
  • Laporan setelah lewat 24 jam tidak bisa ditindak lanjuti.

PT. Traders Family International akan follow up laporan Anda hingga kasus selesai.


Perjalanan Panjang Traders Family dari Waktu ke Waktu

Tahun 2008

Traders Family pada awalnya adalah para gamers yang pada tahun 2008 bertanding mewakili Indonesia dalam sebuah turnamen game online yang diselenggarakan di Philippines. Kemudian bertemu dengan CEO dari perusahaan IT dan Sekuritas di Thailand dan Philippines.

Tahun 2009

Dibantu oleh Mr. John Paul, mulai merintis bisnis menggabungkan antara industri forex dan internet marketing di sebuah apartment yang ada di bilangan Jakarta Selatan. Mulai menjadi IB di broker asing “Futures Galleria” yang saat ini berubah nama menjadi MRG Forex.

Tahun 2010

Dalam International Forex Expo 2010 di Jakarta Convention Center (JCC) Traders Family untuk pertama kalinya membuktikan kepada publik ketika dalam event berskala internasional mereka paling ramai pengunjung.

Tahun 2013

Bekerja sama dengan PT. Askap Futures mengembangkan platform social trading yang diberi nama SIRIX. Platform yang memungkinkan klien dapat melihat dan meniru secara langsung posisi trading trader lain yang dianggap lebih menguntungkan.

Tahun 2014-2015

  • More than 10.000 subscribers/copiers worldwide
  • Over USD 24 Million subscriber’s funds
  • TF Campus - Johnpaul77’s Forex Trading Education

Tahun 2016

  • Total rebate dibagikan $318.300
  • Total cashback dibagikan $25.910
  • MRG Awards - Tour to Macau, Hongkong
  • Top Affiliate goes to Bangkok & Vietnam

Tahun 2017

  • Pembukaan cabang Traders Family di Surabaya

    Gedung Calindo Lt.6 Jl. Mayjen Sungkono No. 121 Surabaya 14350 Telpon +62-315672129

  • Total account Pro Trader dibagikan $207.000
  • Traders Family Investor Gathering 2017
  • MRG Award goes to South Korea
  • Top Affiiate goes to South Korea

Tahun 2019

  • Total lot accumulation 1.106.287
  • Total fund Forexadana $12.354.578
  • 39 batch/angkatan TF Campus & 775 alumni
  • Total account Pro Trader dibagikan $2.749.849
  • TF Top Affiliate & MRG Awards 2019

Tahun 2020

  • Launching Aplikasi Traders Family
  • Menyelenggarakan Real Account Trading Contest dengan total hadiah sebesar 350 juta rupiah.
  • Menyelenggarakan program TF-5M dengan total hadiah 5 Miliar bagi 500 trader.
  • Memberikan apresiasi kepada Analyst of the Month dan total hadiah sebesar $682.584.88

Tahun 2021

  • Aplikasi Traders Family didownload oleh lebih dari 80 ribu pengguna.
  • Peresmian kantor cabang Traders Family di Yogyakarta.
  • Live Event Q&A bersama Johnpaul77 di Yogyakarta.

Legalitas PT. Traders Family International

SIUP : 108/24.1PK.7/31.72.02/-1.824.27/e/2016

TDP : 1132/24.3PT.7/31.72/-1.824.27/e/2016

NPWP : 31.458.013.5-011.000


Traders Family sudah melewati semuanya. Sebagai marketing, analyst, trader, bahkan sebagai dealer yang menjaga cash flow banker dan broker. DAFTAR SEKARANG dan bergabunglah sebagai satu keluarga.

Sabtu, 20 Agustus 2022

Waspada Investasi Bodong Oknum Broker Penipu

Waspadai investasi bodong oleh broker penipu


Saat ini santer terdengar kasus penipuan berkedok investasi dengan berbagai modus yang merugikan masyarakat hingga puluhan milyar. Dan yang menyedihkan adalah meskipun banyak kasus terbongkar dan terbukti penipuan, masih saja banyak orang yang tertipu. Kenapa bisa terjadi? Salah siapakah? Mulut manis oknum broker atau trader yang mudah tergiur iming-iming?

Jawabnya semua bisa saja salah. Karena banyak orang ingin cepat kaya, yang penting cepat dapat uang banyak sehingga seringkali tidak rasional. Mereka menjadi kurang waspada dan mengabaikan adanya potensi penipuan. Seharusnya kita lebih waspada ketika ada oknum yang menawarkan iming-iming tertentu yang terdengar enak dan mudah.

Modus yang paling sering dilakukan oleh oknum penipu tersebut beberapa diantaranya adalah; modus titip dana, modus paket investasi, dan modus jual robot trading.


Pada tahap awal mereka akan memberikan iming-iming profit yang besarnya cukup besar mulai dari 20% per bulan bahkan ada yang berani menjanjikan keuntungan hingga 100% setiap bulannya.

Mereka menunjukkan data histori transaksi atau data statement yang disebut milik klien atau bahkan milik mereka sendiri yang menunjukkan catatan profit hasil trading.

Sebenarnya sampai disini saja modus penipuannya sudah dapat terbaca. Jika yang ditunjukkan tadi disebut sebagai data statement trading para klien dari broker mereka itu jelas tidak mungkin. Karena data statement trading adalah milik perusahaan yang bersifat privat dan tidak boleh ditunjukkan kepada sembarang orang oleh oknum sekelas marketing. Jadi kemungkinan besar data tadi hanya editan belaka.

Tahap selanjutnya ketika merasa umpan sudah termakan, oknum ini akan menggiring Anda untuk membuka akun yang besar seraya menekankan bahwa semakin besar modal profit yang diperoleh juga semakin besar. Dan menyarankan Anda untuk trading di market dengan memilih produk yang rentang harga atau besar pergerakannya.

Ketika misalnya Anda mempertanyakan kemungkinan kerugian para oknum ini akan dengan mudah berdalih dan menjawab, "Kan ada stop loss dan hampir semua klien saya rata-rata profit!"


Pada awalnya hingga satu minggu atau dua minggu berikutnya Anda mendapatkan profit hingga puluhan juta rupiah bahkan profit terus meningkat berkali lipat dan Anda semakin yakin.

Namun apa yang terjadi kemudian? Si oknum menelepon Anda dan kurang lebih mengatakan seperti ini :

"Pak mohon maaf, kemarin ada news jadi loss."

"Lho kok bisa? Katanya ngga mungkin loss?"

"Betul pak maaf, tetapi dengan adanya news kemarin menyebabkan pergerakan harga yang diluar perkiraan yang disebut anomali."

"Lalu saya harus bagaimana ini?"

"Bapak bisa top inject lagi pak. Soalnya sayang ini pak, sebentar lagi harga akan berbalik arah kalau bapak tidak inject sekarang nanti kita akan kehilangan momentum."

"Oke, baiklah kalau begitu."

Ada begitu banyak cara dapat mereka lakukan untuk membuat Anda merasa harus terus lanjut dan enggan menutup akun. Percayalah!

Mereka piawai dalam aksinya hingga mereka mampu mengorek secara detil kehidupan Anda, saudara, orang tua, dan teman-teman Anda yang akan menjadi target berikutnya.

Untuk mengantisipasi agar Anda tidak sampai terperangkap oleh jerat atau pancing para oknum broker penipu sebaiknya ingat-ingat beberapa hal prinsip berikut ini :

Semua bentuk investasi akan selalu mengandung resiko. Orang dagang pun bisa mengalami kerugian jika dagangannya tidak laku. Bahkan investasi yang katanya paling aman seperti deposito pun memiliki resiko jika bank yang bersangkutan mengalami masalah seperti kredit macet misalnya.

Tidak ada satu pun investasi yang bisa menghasilkan keuntungan yang pasti setiap bulannya.


Cara Aman Berinvestasi Forex

Pertama harus dipastikan bahwa 100% pengelolaan dana ada pada kita sebagai investor atau trader.

Kedua, manfaatkan Akun Demo yang disediakan broker untuk mempelajari dan memahami mekanisme trading forex. Bukan hanya itu, melalui demo akun ini Anda bisa menemukan gaya dan metode trading Anda sendiri. Menerapkan dan menguji seberapa besar probabilitasnya dalam menghasilkan profit secara keseluruhan. Setelah mengujinya dan terbukti menghasilkan profit secara konsisten barulah jika mau, Anda bisa menginvestasikan dana yang sesungguhnya pada Akun Real.

Dan yang ketiga, tingkatkan skills dan kemampuan trading dengan mengikuti pelatihan-pelatihan trading yang bisa Anda temukan melalui media internet. Namun Anda harus memastikan mengikuti pelatihan trading dari trader yang sungguh-sungguh trader bukan oknum scam.


Apakah Anda pernah mengalami hal-hal seperti yang kita paparkan di atas? Bagikan pengalaman Anda melalui kolom komentar agar tidak ada lagi orang yang termakan oleh jurus tipu-tipu para oknum investasi bodong.

Minggu, 14 Agustus 2022

Follow The Trend

Follow the trend


Follow the trend menjadi metode trading yang sangat populer dan sangat profitable. Tetapi kenapa banyak yang mengaku sudah melakukannya toh tetap saja loss dan kena margin call. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan follow the trend? Apakah hanya sekedar mengikuti trend pergerakan harga yang ditampilkan oleh chart dalam MetaTrader atau ada hal lain?

Sebelum melanjutkan saya ingin menegaskan di sini bahwa sebenarnya apapun gaya dan metode trading Anda itu pada dasarnya semua bagus dan tidak ada yang salah. Hanya saja cara menjalankannya yang kurang tepat atau keliru sehingga seringkali menyebabkan kerugian (loss). Fokus pada penguasaan satu metode yang dijalankan dengan baik secara disiplin dan konsisten jauh lebih menguntungkan dibanding memiliki banyak metode namun tidak tahu bagaimana cara menjalankannya.

Faktanya justru banyak trader gagal fokus, sebentar-sebentar ganti metode. Akibatnya apa? Loss!

Kentucky Fried Chicken (KFC) adalah gerai makanan yang fokus pada menu ayam. Menu inilah yang membuatnya menjadi besar dan mendunia. Resep menu ayam adalah metode yang menjadi fokus utamanya.

McDonald adalah gerai makanan yang fokus pada menu burger. Menu inilah yang membuatnya menjadi besar dan mendunia. Resep menu burger adalah metode yang menjadi fokus utamanya.

Meskipun di KFC sekarang juga ada burger dan di McDonald sekarang juga ada ayam namun penghasilan terbesar mereka diperoleh dari menu utama hasil metode yang menjadi fokus utamanya. Mereka mengembangkan menu lain dari hasil keuntungan bukan dari modal utama.

Demikian juga dalam industri trading forex. Kembangkan dan fokus pada satu metode saja dulu. Kuasai, yakini itu dan jalankan dengan baik hingga Anda menghasilkan profit secara konsisten. Apalagi jika sudah melakukan backtest atau pengujian terhadap metode Anda tersebut di akun demo dalam kurun waktu yang cukup lama misalnya dua tahun atau lebih dan terbukti secara probabilitas lebih banyak menghasilkan profit. Tidak perlu ragu menggunakan gaya dan metode trading Anda sendiri.


Kembali pada follow the trend. Tahukah Anda bahwa dalam industri forex terdapat tiga kelompok besar yang bermain di sana yaitu; Bank, Hedge Fund, dan Exchange?

BANK

Didalamnya termasuk Bank Sentral dan Pemerintah. Bank sentral menjadi kepanjangan tangan pemerintah dan membuat kebijakan-kebijakan yang sejalan dengan program-program pemerintah tentu saja. Meskipun ada beberapa negara dengan bank sentral yang melakukan tugasnya secara independen.

Bank sentral memiliki tugas utama untuk menjaga stabilitas perekonomian negaranya yang fokus pada pengendalian inflasi. Mereka mengendalikan inflasi dengan mengatur suku bunga, melakukan intervensi pasar dan mengatur rasio cadangan devisa dengan mengatur peredaran uang.

Selain bank sentral dan pemerintah, bank juga menjadi salah satu pemain yang memiliki nilai transaksi terbesar. Beberapa diantara bank-bank besar itu adalah; Citibank, Deutsche Bank, dan HSBC.

HEDGE FUND

Hedge fund adalah perusahaan pengelola investasi yang diperkirakan memiliki nilai transaksi mencapai 30% dari keseluruhan transaksi  forex melalui trader dan manager investasi yang bekerja untuk perusahaan.

Tugas mereka adalah menjaga atau melindungi agar dana kelolaannya terus meningkat dan tidak merosot akibat perubahan nilai tukar atau pun inflasi.

Siapa saja mereka? Anda pasti mengenal JP Morgan Asset Management, Blackrock, AQR Capital Management, UBS, Elliot Management Corporation, dan lain-lain. Mereka adalah beberapa hedge fund yang berada di deretan teratas dunia dalam hal volume transaksinya.

EXCHANGE

Dalam kelompok ini terdapat broker atau pialang, para spekulan, termasuk trader ritel yang nilai transaksinya jauh lebih kecil dibanding bank dan hedge fund.

Broker atau pialang bertindak sebagai perantara transaksi trader ritel untuk kemudian meneruskannya ke bank atau institusi yang memiliki akses interbank dan memperoleh keuntungan dari spread atau komisi transaksi.

Trader ritel memperoleh keuntungan dari selisih harga pasangan mata uang negara tertentu. Dan saat ini jumlah atau volume transaksi mereka di market forex diperkirakan baru mencapai 8% dari keseluruhan transaksi global.


Anda bisa melihat bagaimana Bank dan Hedge Fund memiliki volume transaksi sedemikian besar jika dibandingkan kita yang hanya trader ritel. Maka untuk follow the trend dan meraih profit secara konsisten kita harus mengikuti apa yang dilakukan oleh mereka yaitu bank dan hedge fund. Inilah Follow The Trend yang sebenarnya.

Sampai disini bisa dibayangkan apa jadinya jika kita mengambil posisi yang berlawanan dengan posisi mereka. Hampir dipastikan kita akan mengalami kerugian.

Inilah apa yang disebut follow the trend yang akan meningkatkan potensi keuntungan Anda. Sedangkan melawan trend akan meningkatkan resiko kerugian Anda.


Lalu kenapa banyak trader yang justru loss saat market sedang trending?

Penyebabnya adalah ketika berada di zona nyaman saat market sideways dan mendapatkan profit setiap harga naik atau turun namun kemudian floating loss karena masih menahan posisi ketika market berubah trending. Menahan posisi yang berlawanan dengan market adalah kesalahan besar.

Market Sideways

Kecenderungan menahan posisi tetap terbuka dan berharap harga akan bergerak kembali seperti sebelumnya, namun ternyata ini kali harga tidak jua kembali. Kita terlena di posisi sideways dengan dua pilihan yaitu margin call atau deposit (top up) dana dan terus menahan posisi.

Mungkin awal kesalahannya adalah ketika Anda mengubah atau malah melepas stop loss yang sudah ditentukan, karena muncul over confidence yang berakhir dengan kerugian bahkan bisa jadi margin call.

Meskipun saat market sideways bisa menjadi momen yang sering menghasilkan profit, tetapi kita tidak seharusnya menjadi over confidence.

Forex adalah bisnis yang harus dikelola dengan baik agar bisa bertahan dan menghasilkan profit secara konsisten dalam jangka panjang. Bukan sekedar soal berapa besar keuntungan yang dapat dihasilkan.

Wajar jika tidak seluruh transaksi Anda menghasilkan profit. Yang penting secara keseluruhan  transaksi yang profit memiliki persentase yang lebih besar dibanding transaksi yang loss. Ini hanya soal probabilitas.

Jumat, 12 Agustus 2022

Penyebab Trader Sering Loss

Penyebab Trader Sering Loss


Hanya 10% trader sukses dan berhasil meraih profit secara konsisten dari trading forex, sementara 90% lainnya kebanyakan loss bahkan bangkrut dan banyak hutang. Berita buruknya adalah mereka yang gagal akan selalu bersuara lebih keras dibanding mereka yang berhasil.

Mengapa hal itu terjadi? Apa sih sebenarnya yang menjadi penyebab para trader sering mengalami loss? Sebelum membahas hal tersebut saya coba berikan sedikit reminder kepada Anda terlebih dahulu.

"Kosongkan gelas Anda agar dapat belajar dengan baik dan benar karena jika gelas Anda penuh yang ada malah akan tumpah dan menjadi tidak berguna"


Pengalaman Adalah Guru Terbaik

Kesuksesan seorang trader tidak akan lepas dari pengalaman yang dilaluinya dalam membangun bisnis dan mengembangkan portofolio tradingnya. Berikut ini adalah tahap-tahap pengalaman yang sangat penting untuk menjadi seorang trader yang sukses yaitu ;

Percobaan Trading #1 

Di tahap ini trader pemula atau orang-orang yang baru mengenal trading melakukan aktivitasnya dengan penuh semangat dan sangat bergairah.

Biasanya didorong oleh misalnya; iklan broker/pialang dengan segudang iming-iming, keinginan atau mimpi jadi cepat kaya, atau pun karena terprovokasi oleh flexing-flexing dan screenshot history transaksi yang seringkali muncul di beranda akun media sosial.

Di tahap ini seorang trader akan mudah sekali tergiur oleh marketing scam dan karena pengetahuan yang dimiliki masih sangat mendasar, akan cenderung lebih banyak berburu mengenai cara-cara trading yang mudah seperti trik jitu, strategi anti loss, hingga membeli robot trading. Dan dapat dipastikan apa yang akan terjadi kemudian adalah mengalami kerugian dalam jumlah yang besar.

Selanjutnya ada dua kemungkinan yang terjadi :

1. Berhenti dan menyerah, mungkin akan mencoba trading lagi.

2. Mengasah skills tradingnya dan memastikan akan trading lagi.

Pada tahap inilah biasanya seorang trader akan menjadi ragu dan bertanya-tanya, trading ini bisnis atau judi?

Penelusuran Metode Trading #2

Mulai menyadari perlunya meningkatkan skills trading. Menelusuri atau menjelajahi metode-metode trading dan mempelajari apa itu trading lebih jauh lagi.

Akan semakin merasa membutuhkan edukasi mengenai forex sehingga tanpa ragu akan mengikuti seminar-seminar forex atau pun workshop trading.

Pada tahap ini mereka akan mulai mempertanyakan soal mana lebih baik antara analisa teknikal dan analisa fundamental.

Dan akan menemukan bahwa dalam bisnis forex ternyata bukan hanya trading, namun ada banyak hal lain yang memiliki peluang untuk menghasilkan uang. Misalnya dengan menjadi Introducing Broker (IB) atau mengikuti program afiliasi untuk mendapatkan komisi ketika dapat mengajak teman untuk bergabung dan trading di broker yang kita rekomendasikan.

Profit Besar dan Loss Besar #3

Sampai tahap ini seorang trader seringkali akan merasa cukup matang bahkan pernah meraih profit berkali lipat dari modal. Memiliki keyakinan yang cukup besar dengan metode tradingnya namun masih sering mengabaikan resiko.

Jika di tahap pertama mungkin kerugiannya boleh dibilang kecil namun di tahap ketiga ini bisa jadi mengalami kerugian yang besar akibat terlalu percaya diri sehingga kecenderungannya adalah trading dengan membuka volume (lot) yang besar.

Yang terjadi selanjutnya adalah mereka berhenti dan meninggalkan bisnis ini. Berpikir bahwa seharusnya sudah berhenti dan tidak mencoba lagi sejak awal ketika di tahap pertama mengalami loss. Pada tahap inilah biasanya mereka akan menjadi barisan sakit hati dan cenderung mengumandangkan nyanyian berirama kebencian terhadap bisnis forex.

Hanya sedikit yang berani menyadari dan berpikir bahwa trading forex bukan skema untuk menjadi cepat kaya. Berpikir realistis bahwa trading forex adalah bisnis, sama seperti bisnis-bisnis lain yang membutuhkan perhitungan dan persiapan yang matang dan memiliki resiko kerugian.

Di tahap ini seorang trader akan mulai menfokuskan diri pada Risk Management.

Itulah tahapan-tahapan yang diperlukan untuk menjadi seorang trader yang sukses. Mampu mengelola portofolio tradingnya dengan baik untuk sampai pada tahap Trading For Living.


Namun sayangnya hanya sedikit dari mereka trader pemula yang mau terus berjalan maju. 90% justru berhenti dan menyerah, inilah yang terjadi. Apa penyebabnya? Ikuti dan simak paparan berikut ini.


TRADER PEMIMPI

Tak ayal lagi dan harus diakui, 80-90% dari trader yang gagal adalah trader pemimpi yang mengharapkan hasil trading sebagai sumber pendapatan lain ketika usahanya sedang kurang baik bahkan ada yang berharap dari trading forex bisa cepat kaya. Realitanya mereka yang memiliki pemikiran seperti itu selalu berujung dengan margin call atau stop out.

Trader pemimpi memiliki kebiasaan yang selalu diulang tanpa menyadari bahwa ini adalah kebiasaan yang keliru.

# Tidak Mau Rugi

Ketika floating loss puluhan bahkan ratusan dollar Anda menahannya hanya karena berharap harganya balik lagi. Dan ketika harga benar berbalik cepat-cepat menutup posisi transaksi karena takut harganya berbalik arah lagi, padahal baru profit 5 pips.

Kebiasaan ini dilakukan berulang-ulang karena Anda hanya memiliki target profit saja tanpa memasang stop loss yang artinya Anda tidak membatasi kerugian yang dapat diterima atau ditolerir.

Stop loss itu ibarat peluru sebuah senapan. Pada awal Anda belajar menembak pasti akan banyak kehilangan peluru karena tembakan meleset. Namun seiring berjalannya waktu dan pengalaman, skills Anda meningkat. Tentu saja tembakan Anda akan lebih banyak mengenai sasaran bukan?

# Over Trading

Jika saya trading dengan target $25 setiap kali trade saya akan mendapatkan keuntungan $250 jika saya trading 10 kali per hari sebulan $5000. Ini adalah kekeliruan kedua yang dilakukan oleh trader pemimpi.

Di halaman lain pernah ditulis, trader ibarat seorang sniper yang siap menunggu momen yang baik untuk menembak tepat sasarannya. Tak jarang ia harus menunggu berjam-jam dan ketika sasarannya tidak muncul atau tidak tepat dengan ruang bidiknya ia akan mengurungkan tembakannya dan menunggu momen lain yang lebih baik.

Dalam trading menunggu momen yang kemungkinan memiliki pola berulang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan bolak-balik entry tanpa metode dan analisa yang matang hanya untuk mengejar keuntungan.

Semakin sedikit Anda melakukan transaksi maka akan semakin besar peluang profit yang Anda miliki. Semakin sering melakukan transaksi itu berarti Anda melipat gandakan kemungkinan akan resikonya.

# Tidak Realistis

Dengan modal pas-pasan namun berharap dapat mendapatkan keuntungan yang setinggi-tingginya tanpa siap dengan resiko yang besarnya sama.

Trading forex dan instrumen investasi lainnya adalah bisnis yang high risk high return dalam arti potensi profit dan kerugian besarnya sama. Dalam trading forex Anda bisa mentukan sendiri batas resiko yang disesuaikan dengan gaya dan karakter Anda sendiri.

"Bahkan jika target profit Anda hanya sebesar 3% per bulan, dalam satu tahun adalah 36%. Ini adalah angka yang sangat realistis bahkan untuk langkah antisipasi seandainya ada bulan-bulan tertentu dimana target profitnya tidak tercapai."

Itulah hal-hal yang menjadi penyebab trader sering loss. Jika Anda ingin menjadi trader sukses, lewati tahap-tahap pengalaman menjadi trader sukses seperti yang sudah di paparkan di atas.

Forex adalah bisnis yang tak lekang oleh waktu maka seyogyanya dipersiapkan dan diperhitungkan secara benar dan matang.